Fenomena Tindihan ( Mistos Dan Penjelasan Ilmiah )

Pict : Ilustrasi Tindihan

Mungkin diantara pembaca pernah mengalami Sleep Paralysist ( istilah kerennya sih tindihan). Saya yakin para pembaca pernah mengalaminya ( soalnya saya sendiri pernah beberapa kali mengalaminya ). Fenomena tindihan kerap kali dihubung-hubungkan dengan ulah makhluk halus . Namun benarkah dengan mitos tersebut atau hanya karena gangguan kesehatan saja? 

Bukan hanya di Indonesia, namun kasus tindihan juga bukan hanya di Indonesia, namun kasus tindihan juga banyak dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Bahkan terdapat banyak diantara mereka juga menggambarkan bahwa tindihan adalah ulah makhluk halus.


Pict : Ilustrasi Tindihan

Mitos Tindihan :
Fenomena Sleep Paralysis sering kali dikaitkan dengan hal hal mistis. Bukan hanya berkembang di Indonesia saja, namun mitos mengenai tindihan ini juga berkembang di berbagai negara di Dunia. Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk incubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul.

Sedangkan dalam kebudayaan Cina, tindihan kerap disebut "gui ya shen" yang berarti "gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang". Lain lagi dalam kebudayaan Kamboja, Laos dan Thailand. Ketiga negara tersebut menyebut tindihan sebagai "Pee umm" yang mengacu pada suatu kejadian di mana saat seseorang tidur lalu bermimpi bahwa makhluk halus sedang memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam ghaib.

Lain pula dengan kebudayaan Jepang, yang menyebut fenomena ini sebagai "kanashibari" yang berarti "mengikat" ( mungkin maksudnya seseorang yang sedang diikat oleh makhluk halus".

Bahkan mitos ini juga berkembang sampai ke salah satu negara komunis yakni Vietnam, mereka menyebut fenomena ini sebagai "ma de" yang berarti "dikuasai setan". Banyak penduduk Vietnam yang mempercayai bahwa fenomena ini terjadi karena ada makhluk halus yang sedang merasuki tubuh seseorang.

Namun dibalik mitos tersebut, fenomena yang sering kita sebut tindihan ini dapat dijelaskan secara ilmiah dan tidak ada hubungan lahir maupun batin dengan makhluk astral yang merasuki seseorang saat tidur sehingga orang tersebut hanya dapat membuka mata namun tidak dapat bergerak, berbicara bahkan sampai ada yang tidak dapat bernapas.

Pict : Ilustrasi Tindihan

Penjelasan Medis :
Dalam ilmu medis, fenomena tindihan dikenal sebagai Sleep Paralysis (Kelumpuhan Tidur). Kelumpuhan tidur adalah perasaan sadar (terbangun dari tidur) tetapi tidak bisa menggerakkan anggota tubuh. Bahkan ada beberapa orang mungkin juga merasa tidak dapat bernafas hingga merasa tercekik.

Fenomena tindihan biasanya terjadi karena :
1. Kurang tidur
2. Perubahan jadwal tidur
3. Kondisi mental seperti stress atau ketakutan untuk tidur
4. Tidur terlalu larut malam
5. Tidur telentang

Namun ternyata fenomena sleep paralysis dapat membuat seseorang meninggal dunia terutama bagi yang merasa tidak dapat bernapas tindihan terjadi. Para peneliti menjelaskan bahwa saat tubuh tidak dapat digerakkan, terutama mulut tidak dapat mengeluarkan suara dan napas menjadi tertahan, nah akibat dari reaksi ini, orang yang mengalami tindihan akan merasa panik karena dia juga berhalusinasi bahwa ada sosok yang sedang mencoba membunuhnya. Namun sebenarnya hal itu hanyalah sebuah efek dari psychosomatic (efek pikiran manusia waktu dalam keadaan stres dan tertekan). Setelah itu tekanan darah akan naik, detak jantung sangat cepat sampai penderita semakin kesakitan pada bagian dada dan kepala.

Jadi terlepas dari mitos dan penjelasan yang ada, kembali lagi pada setiap individu masing-masing. Namun yang pasti apabila pembaca sedang mengalami tindihan (bukan bermaksud mendo'akan loh ya , yah semoga jangan sampai lah ) sebaiknya tenangkan pikiran lalu baca do'a sebanyak mungkin hingga anda dapat terlepas dari fenomena yang agak mengerikan ini. (Referensi: wikipedia).

0 Response to "Fenomena Tindihan ( Mistos Dan Penjelasan Ilmiah )"

Post a Comment