Kisah Nyata Insiden Legendaris Jatuhnya UFO di Rosweell

Pict : Koran Daily

Apakah kita sendirian di alam semesta? Hingga saat ini mungkin pertanyaan itu yang selalu membayangi umat manusia.

66 tahun silam, koran Roswell Daily Record membuat gempar Amerika Serikat dengan headline-nya yang dengan terang-terang menyebut "RAAF Captures Flying Saucer On Ranch In Roswell Region" ( kurang lebih gini artinta : "RAAF Menangkap Piring Terbang di Peternakan di Wilayah Roswell". ) Bahkan teori konspirasi dan sejumlah pertanyaan tentang insiden tersebut terus bermunculan hingga berapa dekade selanjutnya.

Koran tersebut berisi sebuah insiden yang terjadi pada tanggal 8 Juli 1947, saar seorang peternak melapor ke pihak militer, bahwa ia menemukan sebuah piring terbang di tanahnya. Kemudian terdengar kembali laporan bahwa Mayor Angkatan Darat Jesse Marcel, dan para petugas intelijen setempat memulihkan "piringan" itu dan menerbangkannya ke markas pusat. Lalu, "piring terbang" itu tak pernah terlihat lagi. Kemudian Pihak pangkalan udara mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa piring terbang itu sebenarnya adalah balon udara.

Namun,teori tersebut nampaknya hanya dapat menenangkan publik untuk sementara mengenai "piring terbang" tersebut. Pasalnya, beberapa tahun setelah insiden tersebut, anak dari sang mayor, Jesse Marcel Jr mengaku pernah diperlihatkan sebuah potongan "UFO" dari insiden itu oleh ayahnya.

Potongan tersebut berupa balok sepanjang 12 sampai 18 inchi. Namun yang aneh adalah simbol yang yang tertulis dalam permukaan bagian dalamnya. "Kupikir awalnya seperti huruf hieroglyph Mesir, tapi saat aku mlihat lebih dekat, lebih mirip simbol geometris atau semacamnya, ini sangat aneh," kata Jesse.

Pengakuan Agen CIA
Pict : Chase Brandon

Sebelumnya, seorang agen Central Intelligence Agency (CIA) pernah "buka mulut" terkait dengan insiden tersebut sekaligus mengungkap laporan rahasia CIA.

Chase Brandon, nama agen CIA tersebut mengatakan bahwa, informasi soal Roswell tersembunyi di sebuah lemari besi rahasia di kantor pusat CIA di Langley.

Akan tetapi, ia tidak mau mengungkap lebih rinci mengenai apa isi dalam kotak tersebut. Namun, "Itu bukan balon udara, yang benar adalah laporan pertama (soal UFO)," kata Brandon. "Itu adalah pesawat yang bukan berasal dari planet ini." Juga jasad-jasad yang ada di dalamnya, benar sesuai dugaan." Ungkap Brandon lebih jelas.

Selama 25 tahun bekerja di CIA, Brandon bergabung dalam korps elite Clandestine Service. Tugasnya menyamar,melakukan operasi rahasia terkait terorisme internasional,perdagangan narkotika global, penyelundupan senjata, dan operasi antigerilya.

Saat insiden Roswell terjadi, pihak militer mengeluarkan rilis: "Sekian banyak rumor tentang piring terbang menjadi kenyataan kemarin, saat petugas intelijen 509th Bomb Group dari Eighth Air Force, Roswell Army Air Field cukup beruntung bisa mendapatkannya. "
Namun, dalam 24 jam kemudian, militer mengubah cerita itu dan menyebutkan pernyataan barunya. Yakni, obyek yang awalnya dikira piring terbang adalah balon cuaca yang jatuh di peternakan terdekat. Yang lebih mencengangkan, media dan publik kala itu menerima penjelasan tersebut tanpa pertanyaan.

Sebelumnya, sebuah dokumen yang dikeluarkan FBI menguatkan cerita Brandon, bahwa otoritas AS sengaja menutupi keterkaitan dengan alien atau mahluk extraterrestrial (dari luar bumi).

Dalam memo FBI yang berjudul "Flying Saucer" yang di tujukan untuk direktur FBI pada tahun 1950, agen Guy Hottel, mengungkapkan investigator Angkatan udara sedang menyelidiki tiga benda yang disebut-sebut sebagai "piring terbang" di New Mexico.

Pict : UFO di Roswell

Hottel menyebutkan benda tersebut berbentuk lingkaran, namun bagian tengah berbentuk cembung, kira-kira berdiameter 50 kaki atau 15,2 meter. "Masing-masing berisi satu jasad mirip manusia, yang tingginya hanya 3 kaki atau 0,9 meter." Ungkap Hottel.

Jasad-jasad tersebut mengenakan kain metalik bertekstur sangat halus. Mirip pakaian yang digunakan pilot uji pesawat.


Pengakuan Haut
Pict : Walter Haut

Haut adalah seorang yang pernah bekerja untuk pemerintah lokal di Roswell. Ia mengungkapkan bahwa saat ia tiba di pangkalan militer kala itu, kemudian ia mendapat sebuah kabar dari seorang perawat, bahwa ada benda terbang tak dikenal (UFO) yang jatuh, dan juga ditemukan beberapa mahluk asing.

Kemudian ia terlibat dalam sebuah rapat tingkat tinggi yang dihadiri komandan pangkalan militer Kolonel Blanchard dan Komandan Divisi 8 Angkatan Udara Jenderal Roger. Dalam rapat tersebut menyinggung mengenai materi pecahan UFO dan tak seorang pun diantara anggota rapat tersebut dapat mengenali materi tersebut.

Pengakuan Haut mengatakan bahwa pihak militer sengaja menerbitkan press release, karena penduduk Roswell sudah mengetahui jatuhnya UFO di daerah tersebut. Namun ia menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat lokasi lain jatuhnya UFO yang ke-2, yang mana lebih banyak ditemukan puing dari UFO tersebut. Press release digunakan pihak militer untuk mengalihkan perhatian publik ke lokasi pertama, dan mengamankan lokasi ke dua yang jauh dianggap lebih penting.

Dalam pengakuannya, Haut menambahkan bahwa operasi pembersihan di lokasi ke dua dilakukan selama berbulan-bulan untuk menghilangkan segala bentuk bukti ataupun kejanggalan yang ada.

Ia juga mengisahkan Kolonel Blanchard mengajaknya melihat "Gedung 84" (sebuah hanggar di Roswell ) sekaligus menunjukkan bangkai UFO yang jatuh tersebut. UFO tersebut berbentuk oval seperti telur dan memiliki panjang 3,5 sampai 4,5 meter dengan lebar kira-kira 2 meter. Tak ada jendela, sayap, atau pun alat pendaratan yang terlihat pada UFO tersebut. Haut juga melihat 2 jasad yang sebagian ditutup dengan kain terpal, jasad alien tersebut diperkirakan memiliki tinggi 1,5 meter dan mempunyai kepala yang lebih besar dari manusia normal.


Stalin dan Hitler

Pict : Stain dan Hitler

Teori konspirasi nampaknya tak.hanya menyangkut mahluk luar angkasa, akan tetapi muncul dugaan bahwa manusialah yang memicu insiden itu. Dua orang 'Penjahat' besar dalam sejarah, diktator Uni Soviet Joseph Stalin dan Bos Nazi Jerman Dr Josef Mengele juga pernah disebut-sebut ada keterkaitan di balik insiden Roswell.
Dalam sebuah buku karangan Annie Jacobsen yang berjudul "Area 51" mengklaim bahwa apa yang ia tulis berdasarkan wawancara dari para ilmuwan dan dari banyak insinyur yang bekerja di Area 51.

Menurut buku tersebut, kejadian dimulai setelah Uni Soviet menyita jet bersayap tunggal Horten Ho 229 dari Jerman (para penerbang menyebutnya sebagai pendahulu pesawat pembom siluman B-2)

Lalu, Dokter Nazi yang pernah melakukan penelitian Auschwitz kemudian terbang ke Amerika Selatan setelah diduga menciptakan 'grotesque' atau penerbang seukuran anak-anak atas imbalan sebuah laboratorium eugenika.

Seperti yang tertulis dalam buku tersebut, benda itu (piring terbang) di Roswell berisi "alien" dengan ukuran anak-anak yang berusia 12-13 tahun.

Bila ditelaah lebih dalam mungkin timbul pertanyaan, yaitu apa tujuan Stalin menciptakan plot piring terbang? Tentu saja untuk menciptakan sebuah histeria. Akan tetapi, pesawat yang dikendalikan dengan remote itu jatuh dan AS berusaha menutup-nutupi insiden tersebut. Menurut sumber Jacobsen (seorang teknisi dari perusahaan pertahanan EG & G), ia mengaku pernah terlibat dalam suatu proyek Roswell di Area 51 pada 1978.

"Mereka menemukan mayat di samping pesawat yang jatuh. Itu bukan alien, juga bukan penerbang. Mereka adalah manusia yang jadi kelinci percobaan. Terlalu kecil untuk penerbang, mereka tampak seperti anak-anak," tulis Anna.

"Tinggi mereka kurang dari lima kaki, dengan cacat yang sama. Mereka memiliki kepala yang besar dan mata besar yang ukurannya abnormal," ujar Anna.

0 Response to "Kisah Nyata Insiden Legendaris Jatuhnya UFO di Rosweell"

Post a Comment